Riwayat Singkat

Balai Besar Rehablitasi Vokasional Bina Daksa atau disingkat BBRVBD Cibinong atau lebih dikenal dengan National Vocational Rehabilitation Center (NVRC) dibangun sebagai wujud persahabatan dan kerjasama Pemerintah RI (Kementerian Sosial) dengan Pemerintah Jepang (JICA) yang peletakan batu pertama dilakukan oleh Menteri Sosial RI (Dra. Inten Soeweno) pada bulan November 1996 dan mulai dibangun awal Tahun 1997. Pada tanggal 29 Desember 1997 Gedung BBRVBD diresmikan oleh Wakil Presiden RI Bapak Try Sutrisno dan pada saat itu namanya masih Pusat Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (PRVBD) dan mulai operasional melakukan pelayanan rehabilitasi vokasional bagi para penyandang disabilitas tubuh  dimulai pada awal tahun 1998. Berdasarkan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor : 54/HUK/2003 tanggal 23 Juli 2003 berganti nama menjadi BBRVBD .

Tujuan didirikannya BBRVBD ini adalah  untuk mengembangkan dan meningkatkan sistem rehabilitasi vokasional di Indonesia agar para penyandang disabilitas tubuh memiliki keterampilan dan keahlian dalam pekerjaan, dan mandiri sehingga mampu hidup bermasyarakat. Di BBRVBD penyandang disabilitas tubuh dibekali pengetahuan, sikap dan keterampilan kerja secara profesional agar mampu bersaing di pasaran kerja.


ORGANISASI, KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI

A.   STRUKTUR ORGANISASI

BBRVBD dipimpin oleh seorang Kepala dengan jabatan setingkat eselon II.a dan 4 (empat) pejabat eselon III.a  dan 12 (dua belas) pejabat eselon IV.a serta Kelompok Jabatan Fungsional .

B.   KEDUDUKAN

BBRVBD merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis rehablitasi vokasional bina daksa  di lingkungan Kementerian Sosial yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Jenderal Rehablitasi Sosial Kementerian Sosial RI.

C.   TUGAS

BBRVBD mempunyai tugas melaksanakan pelayanan rehabilitasi vokasional tingkat lanjutan, pelatihan, penelitian/pengkajian dan pengembangan rehabilitasi vokasional bagi penyandang disabilitas tubuh yang berasal dari Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD), Panti Sosial Bina Daksa (PSBD), Loka Bina Karya (LBK)  dan masyarakat seluruh Indonesia.

D.   FUNGSI

1.  Pelaksanaan penyusunan rencana dan program, evaluasi, dan penyusunan laporan pelayanan rehabilitasi vokasional tingkat lanjutan bagi penyandang disabilitas tubuh.

2.  Pelaksanaan rehabilitasi vokasional

3.  Pelaksanaan pelatihan keterampilan alat bantu rehabilitasi serta keterampilan umum bagi petugas rehabilitasi

4. Pelaksanaan pengkajian dan pengembangan metode dan pelaksanaan pelatihan vokasional, pelatihan instruktur, resosialisasi dan bimbingan lanjut.


5.   Pengelolaan urusan tata usaha

Visi

Terwujudnya lembaga pelayanan rehabilitasi vokasional yang profesional dan mempersiapkan calon tenaga kerja penyandang disabilitas fisik yang memiliki daya saing.

Misi

 

  1. Menyelenggarakan rehabilitasi vokasional bagi penyandang disabilitas fisik.
  2. Memberikan kontribusi dan pengembangan program rehabilitasi vokasional melalui kegiatan kajian.
  3. Mempersiapkan sumber daya manusia yang profesional dalam mendukung keberhasilan pelayanan rehabilitasi vokasional.
  4. Menyediakan sumber daya manusia, anggaran sarana-prasarana dan perencanaan yang baik untuk mendukung rehabilitasi vokasional
Motto
Mewujudkan Kesetaraan Menuju Pasar Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas