1. Tujuan

    1. Terselenggaranya pemenuhan dasar dan perlindungan sosial bagi lanjut usia dalam situasi kedaruratan.

  2. Pelaksanaan Kegiatan

    1. Aktivitas yang dilakukan
      • Pendampingan kepada lansia berupa penyelamatan dan evakuasi, pemulihan kondisi fisik, pemulihan kondisi psikologis, pemulihan kondisi sosial, intervensi krisis, advokasi dan rujukan.
      • Bantuan sosial bagi lanjut usia berupa paket sembako, uang sembako dan kebutuhan lansia lainnya.
    2. Besar bantuan yang diterima oleh lansia ada 2 jenis; pemberian bantuan berupa uang dan sembako. Indeks nya disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan dengan kisaran antara Rp 250.000,- s/d Rp 1.000.000,-
    3. Bentuk rehabilitasi sosial pada program kedaruratan adalah; Motivasi dan diagnosis psikososial; Bimbingan mental spiritual; Bimbingan fisik; Bimbingan sosial dan konseling psikososial; Pelayanan aksesibilitas; Bantuan dan asistensi sosial; Bimbingan lanjut; dan/atau rujukan.

  3. Kriteria Penerima Bantuan

    1. Lansia yang menjadi korban bencana alam, bencana non alam dan bencana sosial.
    2. Lansia dengan permasalah khusus, seperti korban tindak kekerasan, korban perlakuan salah baik secara fisik; mental maupun sosial; mengalami eksploitasi; korban kerusuhan; terpisah anak dan keluarganya; mengalami ketidakberdayaan baik karena sakit maupun kemampuan ekonomi; tinggal dirumah, kamar atau tempat yang tidak layak.

  4. Pendamping Kegiatan dapat dilakukan oleh Petugas pusat (PNS), Tim Reaksi Cepat (TRC), Pendamping lembaga/LKS-LU dengan kriteria:

    1. Usia minimal 21 tahun,
    2. Pendidikan minimal: SMA / Sederajat,
    3. Berpengalaman di bidang kebencanaan dan respon kasus.

  5. Indikator Keberhasilan, Outcome dari kegiatan kedaruratan adalah Presentase lansia yang terpenuhi kebutuhan dasar dan perlindungan sosial dalam situasi darurat/kedaruratan dengan indikator outcome:

    1. Makan lebih dari 2 kali dalam sehari,
    2. Berganti pakaian dalam satu minggu lebih dari 2 helai,
    3. Tempat tidur lansia beralas/barak pengungsian,
    4. Kebutuhan air (minum/mandi/cuci) mudah,
    5. Adanya tempat perlindungan/shelter sementara,
    6. Adanya rasa aman bagi lansia.