Pelaksanaan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas. Penyandang disabilitas adalah orang yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual, atau sensorik dalam jangka waktu lama, dimana ketika ia berhadapan dengan berbagai hambatan, hal ini dapat menyulitkannya untuk berpartisipasi penuh dan efektif dalam masyarakat berdasarkan kesamaan hak. Penyandang disabilitasl merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat, mereka hidup, tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat, mengadakan interaksi dengan anggota masyarakat lainnya, namun karena keadaan dan kerterbasan, mereka tersisihkan dalam pergaulan dan kehidupan sehari-hari. Kegiatan rehabilitasi sosial penyandang disabilitas merupakan upaya yang dikembangkan Kementerian Sosial Republik Indonesia dalam merespon perkembangan permasalahan kesejahteraan sosial penyandang disabilitas di Indonesia.

Rehabilitasi sosialpenyandangdisabilitas adalah suatu proses untuk meningkatkan fungsisosial penyandang disabilitas secara optimal dan membantu proses integrasi sosial penyandang disabilitas di masyarakat. Kegiatan rehabilitasi bagi penyandang disabilitas dirancang untuk menghasilkan upaya yang terarah, terpadu dan berkelanjutan yang dilakukan pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat yang dapat menjangkau seluruh penyandang disabilitas yang mengalami masalah sosial, sehingga mereka dapat setara berada dalam lingkungan yang kondusif..

Kegiatan Rehabilitasi Sosial penyandang disabilitas dilaksanakan melalui Kantor Pusat, Dinas Sosial, dan Unit Pelaksana Teknis.adapun pembagian kegiatannya adalah sebagai berikut:

Kantor PusatKantor Daerah (UPT/Balai)Dekonsentrasi
1Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat (ASPDB)1Rehabilitasi Sosial Dalam Panti dengan SBK (Standar Biaya Keluaran)1Pelayanan Sosial Kasus Kedaruratan (Dekonsentrasi)
2Peningkatan Ketrampilan Parenting skill bagi pendamping dan orang tua penyandang disabilitas berat dan penyandang Disabilitas Intelektual2Layanan Kedaruratan/Tim Reaksi Cepat (TRC)2Bantuan Sosial Alat Bantu Penyandang Disabilitas
3Pemantapan pendamping ASPDB3Penjangkauan3Unit Pelayanan Sosial Keliling
4Penguatan Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Rungu, Wicara dan Rungu Wicara untuk kemandirian di masyarakat di Bali.4Home Care4Usaha Ekonomi Produktif
5Unit Informasi dan layanan Sosial (UILS)5Day Care5Asistensi Sosial Melalui LKS Penyandang Disabilitas
6Pelayanan Sosial Dalam Kedaruratan6Parenting Skill6Bimbingan Sosial Ketrampilan / LBK
  7Rehabilitasi Sosial Berbasis Keluarga (RSBK)7Praktek Belajar Kerja
  8Rehabilitasi Sosial Berbasis Komunitas8POS REHSOS
  9Rehabilitasi Sosial Keliling9Sentra Pemberdayaan Intelektual
    10Revitalisasi Usaha Ekonomi Produktif